“Siapakah Tuhanmu?”
“Tuhanku
adalah Allah, yang telah memelihara diriku dan memelihara semesta alam ini
dengan segala nikmat yang dikaruniakan-Nya. Dialah sesembahanku, tiada bagiku
sesembahan yang haq selain Dia.”
“Semua yang
ada selain Allah disebut alam, ada aku adalah salah satu dari semesta alam.”
Melalui apa Anda mengenal Tuhan?
“Melalui
tanda-tanda kekuasaan-Nya dan ciptaan-Nya. Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah: malam, siang, matahari
dan bulan. Sedang di antara ciptaan-Nya ialah: langit dan bumi beserta segala
mahluk yang ada di langit dan bumi serta yang ada di antara keduanya.”
Firman Allah
Ta’ala:
“Dan di antara
tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang,matahari dan bulan. Janganlah kamu
bersujud kepada matahari dan janganlah (pula kamu bersujud) kepada bulan,
tetapi bersujudlah kepada Allah yang menciptakannya jika kamu benar-benar hanya
kepada-Nya beribadah.” *Surah Fushilat (41) :
37
“Wahai manusia!
Sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dan orang-orang sebelum kamu agar
kamu bertaqwa. (Tuhan) yang telah menjadikan untukmu bumi sebagai hamparan dan
langit sebagai atap, serta menurunkan air (hujan) dari langit, lalu dengan air
itu Dia menghasilkan segala buah-buahan, sebagai rejeki untukmu. Karena itu, janganlah
kamu mengangkat sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.” *Surah Al-Baqarah (2) : 21-22
Ibnu Katsir, seorang ahli ilmu hadist, tafsir,
fiqh dan sejarah (701-774 H / 1302-1373 M) menyampaikan: Rahimahullah Ta’ala
mengatakan, “Hanya Pencipta segala
sesuatu yang ada inilah yang berhak disembah dengan segala macam ibadah.”
Macam-macam ibadah
yang diperintah Allah itu, antara lain:
- Islam (yang dimaksud di sini adalah Syahadat, Shalat, Puasa, Zakat, dan Haji).
- Iman
- Ihsan
- Doa
- Khauf (takut)
- Raja’ (pengharapan)
- Tawakkal
Dalil Doa
Firman Allah
Ta’ala:
“Dan Tuhanmu berfirman:
‘Berdoalah kamu kepada-Ku niscaya akan Ku-perkenankan bagimu’. Sesungguhnya,
orang-orang yang enggan untuk beribadah kepada-Ku pasti akan masuk neraka dalam
keadaan hina-dina.” *Surah Al-Mu’minuun (23) : 11
Dalil Khauf
(takut)
“Maka janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku jika kamu benar-benar orang beriman.” *Surah Ali ‘Imraan (3) : 175
“Maka janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku jika kamu benar-benar orang beriman.” *Surah Ali ‘Imraan (3) : 175
Dalil Raja’
(pengharapan)
Barang siapa
mengharap perjumpaan dengan Tuhannya,
maka hendaklah ia mengerjakan amal saleh dan janganlah mempersekutukan
seorangpun dalam beribadah kepada Tuhannya.” *Surah Al-Kahfi (18) : 110
Dalil
Tawakkal (berserah diri)
Dan hanya
kepada Allah-lah supaya kamu bertawakkal, jika kau benar-benar orang yang
beriman.” *Surah Al Maa ‘idah (5) : 23.
Tingkatan
Iman
Iman itu
lebih dari tujuh puluh cabang. Cabang yang paling tinggi adalah syahadat “Laa
Ilaaha Illallah”, sedang cabang yang paling rendah ialah menyingkirkan gangguan
dari jalan. Dan sifat malu adalaah salah satu dari cabang iman.
Tingkatan
Ihsan
Ihsan,
rukunnya hanya satu, yaitu:
“Beribadah
kepada Allah dalam keadaan seakan-akan kamu melihat-Nya. Jika kamu tidak
melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.”
(Disarikan dari buku saku:
Syaikh
Muhammad bin Abdul Wahab, berjudul Tiga Landasan Utama)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar