Kamis, 22 Juni 2017
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto Resmikan Kantor Pusat Baru Unilever
Sabtu, 10 Juni 2017
Unilever Perkenalkan Teknologi Daur Ulang Kemasan Sachet di Indonesia
Unilever memperkenalkan teknologi daur ulang sampah kemasan fleksibel atau kemasan sachet yang dinamakan CreaSolv Process. (CreaSolv adalah merek dagang terdaftar dari CreaCycle Gmbh). Unilever bekerja sama dengan Fraunhofer Institute di Jerman dalam mengembangkan teknologi ini.
Governance and Corporate Affair Director Unilever Indonesia Sancoyo Antarikso dalam konferensi pers pengenalan CreaSolv Pocess di Jakarta (17/5/2017) mengatakan, dengan teknologi CreaSolv Process memungkinkan sampah kemasan sachet didaur ulang.
“CreaSolv Pocess ini merupakan tonggak penting bagi Unilever, “ujar Sancoyo, “terutama berkaitan dengan komitmen Unilever untuk mengurangi dampak lingkungan. Teknologi ini berpotensi menjadi solusi untuk mengatasi masalah sampah plastik fleksibel.”
Head of Circular Economy, Manufacturing Sustainability and Renewable Energy SEAA Project Unilever Anton Harjanto mejelaskan, lebih dari 60% kemasan fleksibel (lapisan dalam kemasan) terbuat dari polietilena sehingga dalam prosesnya pihaknya fokus mendaur ulang polietilena. Hasilnya berupa biji polietilena film (lapisan plastik) yang dapat digunakan kembali menjadi sachet. Selebihnya (lapisan luar kemasan), berupa residu film, dapat digunakan kembali menjadi berbagai keperluan, seperti palet plastik.
Anton mengatakan, saat ini Unilever telah membuka pabrik percontohan CreaSolv Pocess di Jawa Timur dan akan melakukan percobaan untuk menguji efektifitas teknologi tersebut. Pada tahap awal, teknologi tersebut berpotensi menyerap tiga ton sampah kemasan platik fleksibel bersih per hari. Sementara pada skala komersial, berpotensi mengurangi dampak CO2 sebesar 7.800 ton per tahun utuk tiap unit operasi, setara dengan 8.200 ton plastik fleksibel.
CEO Greeneration Indonesia Mohamad Bijaksana Junerosano mengatakan sampah sachet harus mendapat perhatian khusus. Sebab miliaran kemasan sachet sekali pakai diproduksi setiap tahun, terutama di negara berkembang. Tanpa solusi daur ulang, kemasan sachet berakhir di tempat pembuangan sampah akhir atau sebagai sampah yang mengotori lingkungan, termasuk lautan.
Staf Ahli Menteri Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ir. Ilyas Assad, MP, MH, menyambut baik terobosan Unilever untuk mengatasi masalah sampah kemasan sachet tersebut. “Komitmen Unilever terhadap lingkungan sejalan dengan ambisi kami untuk menciptakan Indonesia bebas sampah pada 2020,” ujarnya.
Dengan adanya teknologi daur ulang sampah kemasan sachet tersebut, General Manager Yayasan Unilever Indonesia Sinta Kaniawati mengatakan, pihaknya akan memberdayakan ribuan pemulung dan masyarakat, juga bekerja sama dengan bank sampah, pemerintah, serta pengecer lokal untuk pengumpulan sampah kemasan sachet untuk selanjutnya didaur ulang di pabrik CreaSolv Pocess. Mekanisme tersebut akan diintegrasikan dalam sebuah model yang dapat meningkatkan pendapatan industri daur ulang dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat.
Kamis, 19 Mei 2016
Perusahaan-perusahaan yang Paling Dikagumi 2016 versi Warta Ekonomi
![]() |
| Para peraih Top 20 WIMACO Award 2016. |
![]() |
| Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil memberikan sambutan. |
- PT Pertamina (Persero)
- PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.
- PT Bank Central Asia Tbk.
- PT Astra International Tbk.
- PT Bank Mandiri (persero) Tbk.
- PT Unilever Indonesia Tbk.
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk.
- PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
- Chevron Indonesia
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
- PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
- PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia
- PT Kalbe Farma Tbk.
- PT Telekomunikasi Selular
- PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
- PT Agung Podomoro Land Tbk.
- Microsoft Indonesia
- PT IBM Indonesia
- PT Gudang Garam Tbk.
- PT Indosat Tbk.
- Agribisnis: PT Astra Agro Lestari Tbk.
- Consumer Goods: PT Unilever Indonesia Tbk.
- Minyak dan Gas Bumi: PT Pertamina (Persero)
- Multifinance: PT Toyota Astra Financial Services
- Perbankan: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
- Sekuritas: PT Mandiri Sekuritas
- Teknologi Informasi: PT IBM Indonesia
- Transportasi: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
- Otomotif: PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia.
- Telekomunikasi: PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.
- Farmasi: PT Kalbe Farma Tbk.
- Konstruksi: PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
- Ritel: PT Matahari Departement Store Tbk.
- Asuransi: PT Prudential Life Assurance
- Tambang: PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk.
- Properti: PT Agung Podomoro Land Tbk.
- PT Astra Grapia Tbk (Best Competitive Image for Document Solution)
- PT Sinar Mas Land (Best Service Image for Property)
- Paramount Land (New Emerging Property)
- Bank Indonesia (Indonesia Most Admired Institution 2016)



