Kamis, 19 Mei 2016

Liburan di Kaki Gunung Tangkuban Perahu

Rumah panggung di bawah pohon pinus tempat kami bermalam.


Ngajak anak-anak jalan-jalan di mal di Jakarta, rasanya sudah bosan. Sekali-sekali seru juga kalo berlibur di alam terbuka.

Ketemulah sebuah tempat wisata alam di wilayah Lembang, Bandung (berdasar bantuan mbah Google). Namanya Terminal Wisata Grafika Cikole. Jangan terkecoh dengan nama terminal, di situ gak ada terminalnya.

Kalo datang dari arah Bandung, lokasi Grafika Cikole terletak di sebelah kiri jalan, di tanjakan sebelum Tangkuban Perahu. Ya, letaknya memang persis di kaki Gunung Tangkuban Perahu. Alamat lengkapnya Jl. Raya Tangkuban Perahu km 8, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Di tempat ini kita bisa memilih penginapan berupa kamar hotel, pondok wisata, rumah panggung, dan area berkemah yang berada di atas bukit di bawah rimbunnya pohon-pohon pinus.
Penginapan berupa pondok wisata dan rumah panggung yang disediakan cocok untuk keluarga besar. Muat diisi enam orang. Sedangkan tenda dapat menampung empat orang. Waktu itu, kami menyewa dua rumah panggung yang diisi empat  keluarga yang berjumlah 14 orang, termasuk anak-anak.

Beberapa fasilitas yang bisa dicoba seperti menyeberangi bukit dengan flying fox, turun tebing, melintasi jembatan tali, mengendarai ATV, wisata rumah pohon, petik stroberi, dan perang-perangan dengan senjata paintball.
Cocok untuk liburan keluarga besar.
Uji keberanian anak dengan bergelayut di flying fox.
Adu jitu menembak dengan paintball.
Atau tantangan turun tebing.

Perusahaan-perusahaan yang Paling Dikagumi 2016 versi Warta Ekonomi

Para peraih Top 20 WIMACO Award 2016.

Majalah bisnis Warta Ekonomi tahun ini kembali menggelar “Warta Ekonomi - Indonesia Most Admired Companies 2016”.


Ajang pemberian penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang paling dikagumi dan menjadi tempat yang diidam-idamkan sebagai tempat bekerja ini dilaksanakan di Hotel Pullman Jakarta (19/5/2016). Hadir memberikan sambutan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sofyan Djalil dan founder Warta Ekonomi Fadel Muhammad.


Pemimpin Redaksi Warta Ekonomi Muhammad Ihsan mengatakan, predikat sebagai perusahaan paling dikagumi di Indonesia ini dinobatkan oleh majalah Warta Ekonomi setelah melalui serangkaian riset yang dilakukan oleh Warta Ekonomi Intelligence Unit.


Lebih lanjut Muhammad Ihsan menjelaskan, tim riset Warta Ekonomi menggunakan dua metode, yaitu desk research dan quantitative research. Desk research mengumpulkan data sekunder berupa laporan keuangan kuartal III-2015 dan data lainnya yang menunjukkan kinerja perusahaan selama 2015.


Sedangkan quantitative research untuk mengumpulkan data primer dengan menggunakan metode survei melalui telepon kepada 5.000 responden yang merupakan karyawan dengan posisi staf dan manajer di BUMN, perusahaan swasta nasional, dan perusahaan swasta asing di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar.


Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil memberikan sambutan.
Kriteria penilaiannya meliputi: Corporate Image (popularitas perusahaan, nama baik perusahaan, dan tingkat kepercayaan publik), Financial Image (profitabilitas, investasi yang dilakukan, prospek keuangan di masa depan), HR Image (jenjang karir, standar gaji, dan pengelolaan SDM), Product/Service Image (kualitas produk/jasa yang diberikan dan kepedulian terhadap lingkungan), dan Global Competitiveness Image (kemampuan perusahaan bersaing di pasar global, inovasi, pangsa pasar lokal dan internasional, serta proses bisnis yang mutakhir (technology readiness).


Perusahaan-perusahaan penerima Warta Ekonomi – Indonesia Most Admired Companies (WIMACO) 2016 terdiri dari tiga kategori, yaitu peraih Top 20-WIMACO, berdasarkan kategori perusahaan, dan special mention.


Sofyan Djalil (ke-2 dari kanan) didampingi Fadel Muhammad (kanan) dan Muhammad Ihsan (ke-2 dari kiri) menyerahkan piagam WIMACO kepada Governance and Corporate Affair Director & Corporate Secretary Unilever Indonesia Sancoyo Antarikso.

Berikut nama-nama perusahaan peraih WIMACO Award 2016:


Top 20 – WIMACO 2016:

  1. PT Pertamina (Persero)
  2. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk.
  3. PT Bank Central Asia Tbk. 
  4. PT Astra International Tbk.  
  5. PT Bank Mandiri (persero) Tbk.
  6. PT Unilever Indonesia Tbk.
  7. PT Indofood Sukses Makmur Tbk.
  8. PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
  9. Chevron Indonesia
  10. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. 
  11. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
  12. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia
  13. PT Kalbe Farma Tbk.
  14. PT Telekomunikasi Selular
  15. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
  16. PT Agung Podomoro Land Tbk.
  17. Microsoft Indonesia
  18. PT IBM Indonesia
  19. PT Gudang Garam Tbk. 
  20. PT Indosat Tbk.


WIMACO 2016 berdasarkan kategori perusahaan:

  1. Agribisnis: PT Astra Agro Lestari Tbk.
  2. Consumer Goods: PT Unilever Indonesia Tbk.
  3. Minyak dan Gas Bumi: PT Pertamina (Persero)
  4. Multifinance: PT Toyota Astra Financial Services
  5. Perbankan: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
  6. Sekuritas: PT Mandiri Sekuritas
  7. Teknologi Informasi: PT IBM Indonesia
  8. Transportasi: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
  9. Otomotif: PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia.
  10. Telekomunikasi: PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. 
  11. Farmasi: PT Kalbe Farma Tbk.
  12. Konstruksi: PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
  13. Ritel: PT Matahari Departement Store Tbk.
  14. Asuransi: PT Prudential Life Assurance
  15. Tambang: PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk.
  16. Properti: PT Agung Podomoro Land Tbk.

Special Mention:

  1. PT Astra Grapia Tbk (Best Competitive Image for Document Solution)
  2. PT Sinar Mas Land (Best Service Image for Property)
  3. Paramount Land (New Emerging Property)
  4. Bank Indonesia (Indonesia Most Admired Institution 2016)


Jumat, 13 Mei 2016

Sistem Jaminan Halal

Wakil Direktur II LPPOM MUI Muti Arintawati.


Setiap perusahaan yang mensertifikasi halal produknya memiliki kewajiban untuk menerapkan Sistem Jaminan Halal (SJH) untuk menjaga konsistensi kehalalan produk yang dihasilkan. Implementasi SJH ini dilaksanakan melalui tim manjemen halal internal yang kesehariannya bertanggung jawab terhadap kehalalan sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing.

Tim ini terdiri dari berbagai bagian yang terlibat dalam aktivitas kritis dan telah memiliki kompetensi yang dibutuhkan dalam menjalankan tugasnya untuk menjaga kehalalan bahan, proses produksi dan fasilitas yang digunakan agar produk akhirnya berstatus halal sebagaimana yang akan diklaim perusahaan untuk diketahui oleh konsumennya.

SJH dibuat sebagai bagian integral dari kebijakan perusahaan, bukan merupakan sistem yang berdiri sendiri. SJH sebagai sebuah sistem pada suatu rangkaian produksi. Konsep-konsep syariat dan etika usaha akan menjadi input utama dalam SJH. SJH senantiasa akan dijiwai dan didasari kedua konsep tersebut.

Sertifikasi SJH dikeluarkan oleh Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI). Untuk mendapatkan SJH dari LPPOM MUI dibutuhkan prosedur panjang dan kompleks yang harus dipenuhi sebuah perusahaan.

Wakil Direktur II LPPOM MUI Muti Arintawati mengatakan, SJH dapat diterapkan pada berbagai jenis industri seperti pangan, obat, kosmetik dalam skala besar dan kecil, serta kemungkinan untuk industri berbasis jasa seperti transportasi, swalayan, atau distribusi produk-produk industri.

Menurut Muti Arintawati, SJH diterbitkan jika perusahaan telah mendapatkan status SJH dengan kategori A tiga kali berturut-turut. Masa berlalu sertifikat SJH satu tahun. Namun, pada perpanjangan sertifikat halal berikutnya, tidak diperlukan audit di lokasi sepanjang tidak ada perubahan bahan, teknologi proses atau pabrik. Audit dilakukan hanya pada aspek administrasi/dokumentasi. Pada tahap ini masa berlaku sertifikat SJH adalah dua tahun dan akan dievaluasi untuk perpanjangannya.

LPPOM MUI menetapkan 11 kriteria yang harus dipenuhi oleh sebuah perusahaan untuk memperoleh sertifikasi SJH, yaitu:

  1.  Kebijakan Halal
  2. Tim Manajemen Halal
  3. Pelatihan dan Edukasi 
  4. Bahan
  5. Produk
  6. Fasilitas Produksi
  7. Prosedur Tertulis untuk Aktivitas Kritis
  8. Mampu Telusur
  9.  Penanganan Produk yang Tidak Mememenuhi Kriteria
  10. Audit Internal
  11.  Kaji Ulang Manajemen


Pabrik dan Produk Unilever Indonesia Peroleh Sistem Jaminan Halal

Penyerahan secara simbolis sertifikat SJH pabrik Unilever Indonesia dari Wakil Direktur LPPOM MUI Muti Arintawati (kiri) kepada Sancoyo Antarikso.

Unilever Indonesia aplikasikan sistem jaminan halal ke semua pabrik dan produknya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada konsumen.

Delapan dari sembilan pabrik Unilever Indonesia telah mendapatkan sertifikat sistem jaminan halal (SJH) dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI). Kedelapan pabrik tersebut adalah Pabrik Toothpaste Rungkut, Pabrik Soap Bar Rungkut, Pabrik Dove Rungkut, Pabrik Home and Personal Care Liquid Cikarang, Pabrik Personal Care/Skin Cikarang, Pabrik Ice Cream Cikarang, Pabrik Foods Margarine Cikarang, dan Pabrik Foods Tea Cikarang. Sementara satu pabrik lagi, yakni Pabrik Home Care Powder Cikarang, saat ini masih dalam proses mendapatkan status halal dan ditargetkan akan selesai pada tahun ini.

Penyerahan secara simbolis sertifikat SJH pabrik Unilever Indonesia dilaksanakan pada hari Selasa, 10 Mei 2016, di Restoran Kembang Goela, Jakarta, berbarengan dengan acara Bincang-bincang dengan Media. Sertifikat SJH diserahkan oleh Wakil Direktur LPPOM MUI Muti Arintawati kepada Governance and Corporate Affair Director & Corporate Secretary Unilever Indonesia Sancoyo Antarikso.

Menurut Sancoyo, selama 82 tahun menjadi bagian dari masyarakat Indonesia, Unilever selalu mengutamakan kualitas dan keamanan produk untuk konsumen. Dan sejak 1994, Unilever telah mengaplikasikan SJH ini secara voluntarily. “Penerapan sistem jaminan halal pada pabrik dan produk Unilever Indonesia merupakan komitmen untuk memberikan pilihan kepada konsumen akan produk yang baik dan berkualitas, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada konsumen,” jelas beliau.

Senior Personal Care R&D Operation Manager Unilever Indonesia Endang Saraswati yang hadir dalam acara itu menjelaskan secara singkat proses dan kriteria untuk memperoleh SJH. Menurut Mbak Saras, untuk mengaplikasikan SJH di pabrik dan produk merupakan suatu proses yang membutuhkan komitmen tinggi dari perusahaan. Terdapat sebelas kriteria SJH yang harus dipenuhi, mulai dari perusahaan memiliki kebijakan halal hingga memiliki tinjauan manajemen.
 
Muti dalam sambutannya mengatakan, LPPOM MUI mengapresiasi inisiatif dan komitmen Unilever Indonesia dalam mengupayakan dan menjaga konsistensi jaminan halal setiap pabrik dan produk yang diproduksi demi memberikan kenyamanan dan keamanan bagi konsumennya.


Pengurangan Jejak Karbon yang Telah Dilakukan Unilever Indonesia

Sancoyo Antarikso, Governance and Corporate Affairs Director & Corporate Secretary Unilever Indonesia, menjelaskan Program #beliyangbaik kepada awak media di Jakarta


Program #beliyangbaik merupakan salah satu dari banyak tindakan nyata yang telah dilakukan Unilever Indonesia untuk menjalankan prinsip bisnis yang berkelanjutan, khususnya dalam mengurangi dampak terhadap lingkungan.

Pada tahun 2014 Unilever telah melakukan berbagai prakarsa yang memberikan hasil nyata dalam pengurangan jejak karbon, antara lain:
  • Menambah prosentase bahan mentah yang berasal dari sumber pertanian yang lestari dan menyejahterakan petani (dari 14% di 2011 ke 48% di 2014).
  • Mengurangi emisi karbon sebesar 21.08% per ton produksi sejak tahun 2008.    
  •  Mengurangi 24.35% konsumsi air per ton produksi sejak tahun 2008.
  •  Mengurangi limbah pabrik sebanyak 79,8% sejak tahun 2008 sampai 2013 hingga mencapai nihil limbah pabrik di tahun 2014.
  •  90% daya beban pengangkutan ditingkatkan untuk mengurangi mengurangi penggunaan BBM, dan mengurangi emisi. 
  •  22% pengurangan armada yang masuk untuk mengantarkan bahan baku dari gudang pusat ke pabrik kami di Cikarang.
  •  50% pengurangan penggunaan listrik di gudang sebagai hasil kebijakan dan kampanye hemat listrik, yang melibatkan karyawan di setiap gudang. 
  •  Mengembangkan 1.272 bank sampah, dengan total sampah terkumpul  sebanyak 3.425 ton.